Mengintip Kegiatan Lake Toba internasional Media Trip 2017

Setiap propinsi di Indonesia, termasuk propinsi Sumatera Utara berupaya keras untuk meningkatkan kunjungan wisatanya di wilayahnya ditengah iklim investasi swasta yang sangat lesu saat ini. Perhatian pemerintah baik ditingkat pusat maupun daerah kepada fotografer maupun para pelaku kreatif seperti blogger dan buzzer akan sangat berpengaruh dalam memperkenalkan tujuan wisata kepada masyarakat umum melalui berbagai media terutama media sosial.

Dengan dukungan dinas kebudayaan dan pariwisata Sumut, Lake Toba Internasional Media Trip dapat terlaksana dengan baik, dengan mendatangkan fotografi dari Singapura, Malaysia, Brunei dan Vietnam. Sudah diakui masyarakat luas akan kekuatan sebuah foto dan video dalam mempengaruhi opini masyarakat terhadap sebuah lokasi wisata. Sebuah tempat wisata dapat dengan mudah dipromosikan melalui foto dan video. Masyarakat akan lebih mudah mencerna visual yang dapat terlihat dengan mata mereka sendiri, dibandingkan dengan sosialisasi melalui suara. Setelah itu akan tergantung kepada pelaku wisata didaerah masing – masing dalam memberikan pelayanan dan menyediakan akomodasi serta atmosfir yang berkenan untuk tamu.

Dalam perjalanan 3 malam 4 hari ini hanya mampu manjalani sebagian dari  Danau Toba dengan ada 7 kabupaten didalamnya. Perjalanan mulai dari Berastagi, Tongging, Taman Simalem, Tele, Penguruan, Semanindo dan berakhir di Tuk – tuk. Pulangnya melalui kota Pematang Siantar dengan melalui penyeberangan ferry dari Tomok ke Aji Bata.

Sebagian besar diantaranya belum pernah sekalipun melihat Danau Toba secara langsung dan bahkan banyak yang belum pernah ke Medan, ujar Palti Siregar sebagai koordinator pelaksana kegiatan Fam Trip ini. Kegiatan ini akan sangat berpengaruh untuk memperkenalkan Danau Toba dan propinsi Sumatera utara kepada dunia internasional melalui dunia fotografi, ujarnya lagi. Selain Danau Toba, para photographer dibawa melihat objek wisata / sejarah yang ada dikota Medan, seperti Mesjid Raya, Istana Maimun dan rumah Chong A Fie.

Semua peserta asing merasa takjub dengan keindahan Danau Toba. Kalau belum tiba disini, pasti belum merasa keindahan Danau Toba itu sampai dimana. Mereka berjanji akan menyebarkan keindahan dan kedamaian Danau Toba kepada semua masyarakat dinegara mereka serta masyarakat internasional melalui media dan sarana yang mereka miliki.

Leave A Reply

Your email address will not be published.