Kapolda Sumut hadir di malam Imlek di Vihara Setia Budi Medan – Karena tahun 2017 ini, tahun Imlek 2568, untuk pertama kalinya saya berada di Medan pada saat malam Imlek, maka tentu saja harus mencari tempat hunting suasana malam Imlek di kota Medan. Kalau di kota P.Siantar setiap tahunnya saya ada di vihara Avalokitesvara yg terletak di jalan Pane P.Siantar. Setelah berdiskusi dengan teman-teman fotografer, kami memilih vihara Setia Budi Medan (Kwan Tek Kong / Kwan Te Bio) yang terletak di jalan Irian Barat No.26 sebagai sasaran liputan kegiatan Imlek tahun ini. Selain merupakan salah satu kelenteng terbesar dan tertua di Medan, konon kabarnya disini bakal lebih ramai umat yang sembahyang. Untuk kepentingan fotografi, kami memang mencari vihara / kelenteng yang ramai agar lebih terlihat suasananya. Pada masa orde baru vihara disebut kelenteng Tri Dharma, terdiri dari 3 kepercayaan yaitu Buddha, Tao dan Khong Hu Cu. Kadang orang Tionghoa sendiri tidak dapat membedakan kepercayaan tersebut, sehingga semua itu dianggap sebagai agama Buddha.


Menjelang pukul 23.00 wib, setelah kami sudah kehabisan energi dan mau keluar dari ruang sembahyang, tiba-tiba Kapolda Sumatera Utara (Sumut), Irjen Rycko Amelza Dahniel tiba-tiba masuk ke vihara bersama rombongannya. Didampingi Kapolrestabes Meda, Kombes Pol Sandi Nugroho, Ketua Walubi Sumut, Indra Wahidin dan pengusaha Budi Amal. Tampak sejumlah pejabat utama dijajaran Polda Sumut beserta awak media ada dalam rombongan itu. Ruangan sembahyang mendadak menjadi ramai dan banyak umat yang langsung mendokumentasinya kehadiran Kapolda dengan handphonenya.


Kehadiran Kapolda tentu saja ingin memastikan kondisi yang aman bagi masyarakat Sumut yang sedang merayakan Imlek. Memastikan tempat-tempat ibadah dalam keadaan damai dan tanpa ada gangguan apapun dari pihak yang tidak berkepentingan. Tampak Kapolda akrab menyapa masyarakat yang sedang melakukan ibadah serta berbincang-bincang dengan para Biksu dan pimpinan vihara. Kapolda tampak antusias untuk mengetahui fungsi alat-alat sembayang dan tatacaranya.
Ketika Kapolda dan rombongan menginggalkan vihara setelah selesai bertatap muka dengan warga masyarakat dan sekaligus melakukan inspeksi, kami pun mulai keluar dan pergi menuju Vihara Gunung Timur untuk meliput suasana Imlek disana.





Comment
Medan aman yoo