Berbagai Jenis Hantu Ada di Ghost Museum, Penang

Menjaring wisatawan, tidak harus tergantung kepada ketersediaan akan keindahan alam dan keberuntungan atas sumber daya yang diberikan Tuhan. Kreativitas dapat menjadi salah satu sumber untuk mendapatkan kunjungan wisata. Hal ini sudah dilakukan oleh negara yang minim akan sumber daya alam, seperti Malaysia, Singapura, Thailand dan lain – lain.

Pulau Penang, Malaysia…… negara jiran yang paling dekat dengan Medan, penerbangan yang hanya 40 menit, terkenal dengan wisata orang sakit (rumah sakitnya selalu penuh dengan orang – orang Sumut),wisata kuliner, wisata sosial budaya dan heritage tentunya. Pesawat Medan Penang tidak pernah kosong, walaupun banyak penerbangan dan banyak maskapai. Info segala kegiatan wisatanya sangat mudah didapat ketika kita tiba di pintu ketibaan airport Penang.

Tidak bosan – bosannya Penang terus menambah potensi wisatanya dan semua diciptakan oleh kalangan swasta. Mulai dari museum kamera, museum Trick 3D, upside down Museum, Museum Sun Yat Sen, wonderfood Museum Penang, museum Kolonial Penang, 3D Glow in The Dark Museum, Penang War Museum….wah, tak habis – habis kalau ditulis semua. Masih banyak lagi tujuan wisata yang dibuat oleh manusianya. Seperti “Mural Art”, lukisan dinding yang lagi nge-trend dan banyak wisatawan yang mencari dengan gaya explore / jelajah, harus berjalan kaki  … sambil menikmati suasana sekitarnya.

Kali ini kita coba jelajah sesuatu yang aneh, yang tidak dipikirkan orang untuk dibuat. Mungkin belum nge-trend seperti 3D museum atau upside down Museum. Lagipula ngapain sampai hantu dibuatkan museum. Tentu ide gila yang dapat merumuskan hal ini.

Ghost Museum itu, sesuai dengan namanya sudah pasti tempat berkumpulnya para hantu yang cukup terkenal, yang biasa dikenal masyarakat dan ada di film – film. Disini hantu-hantu mancanegara berkeliaran, mau Asia, Eropa, Amaerika … semua ada disini. Termasuk pocong dan kuntilanak yang berasal dari Indonesia. Karena rumah hantu, suasananya pasti dibuat seseram mungkin. Mulai dari dekorasi, penataan lighting dan penataaan suaranya. Dan tentunya tidak perlu ada analisa yang ilmiah dan kajian apapun. Just for fun …. Yang herannya hanya berada disatu ruko di kawasan George Town. Ruko jaman dulu yang masih diperlihara. Yang luar biasanya lagi, tiket masuknya tergolong sangat mahal, Rm 18 (Rp. 57.600,-) per orang dewasa. Tergolong mahal untuk wisatawan sekelas saya ini. Itulah harga sebuah kreativitas. Selain jualan dan promosi di media internet, brosur mereka dan tempat wisatanya lainnya lengkap dipajang di pintu airport ketika kita tiba. Semua brosur wisata dan kuliner tersedia. Coba bayangkan dengan airport Kualanamu ketika para tamu tiba di kedatangan. Tidak ada tampak informasi ataupun brosur untuk wisata di Sumut … hambar rasanya.

Letak dan bangunan Ghost Museum hanya berupa ruko bangunan lama yang ada di Georgetown. Sama seperti museum Camera. Secara fisik penampilannya biasa saja, tidak ada kesan mewah, tapi metode promosinya yang luar biasa.

Ghost Museum Penang
57, Lebuh Melayu
10300 Pulau Penang, Malaysia

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Free Email Updates
Get the latest content first.
We respect your privacy.