Hungry Ghost Festival di Vihara Gunung Timur
Hungry Ghost Festival di Vihara Gunung Timur – Mungkin sebutan hungry ghost festival (Zhong Yuan Jie / Yu Lan Jie) tidak lazim didengar masyarakat Tionghoa di Medan maupun Sumatera Utara. Karena lebih banyak dipakai di luar negeri, seperti di Malaysia dan Singapura. Orang Medan lebih mengenal Tjit Gwee Phua (tanggal 15 bulan 7 kalender Lunar). Biasanya disekitar bulan ini banyak pantangan buat sesuatu, misalnya resepsi perkawinan. Untuk bulan seperti ini restaurant dan hotel di Medan akan kosong sama sekali untuk hajatan resepsi pernikahan masyarakat Tionghoa. Inilah saatnya bila mendapatkan diskon besar bila ingin melaksanakan resepsi.
Menurut kepercayaan bahwa dipenanggalan tersebut, pintu neraka akan dibuka, para hantu dan roh akan pulang kerumah mereka masing-masing. Mereka akan mengunjungi keluarga dan mencari makanan dijalanan. Untuk itu para anggota keluarga biasanya menyiapkan makanan dialtar sebayak 3 kali sehari dirumah mereka. Bagi pemeluk agama Khong Hu Cu/ Tao dan Buddha akan melakukan ritual dengan tujuan mengubah dan membebaskan penderitaan almarhum.
Hungry Gost Festival tahun ini bertepatan dengan tanggal 17 Agustus 2016, sehingga hampir terlewatkan perhatian para fotografer, karena fokus di kegiatan perayaan hari kemerdekaan. Vihara Gunung Timur, salah satu vihara tertua di Medan menyelenggarakan kegiatan ibadah ini dengan sangat maksimal dan padat dengan pengunjung, serta umat Khong Hu Cu dan Budha. Semua lahan kosong dipelataran Vihara sudah digunakan semua. Bahkan parkir pun sudah, dimanfaatkan PS setempat dengan mengutip Rp. 10.000 per mobil.
Menurut mitos hal-hal yang tidak boleh dilakukan pada bulan tersebut :
- Anak-anak dan orang dewasa pulang kerumah sebelum gelap dan menghindari acara larut malam selama sebulan.
- Obsesi dengan hantu, setiap tanggal dalam bulan lunar ketujuh dianggap tidak baik.
- Pasangan tidak akan menikah dibulan tersebut.
- Bisnis akan menghindari kegiatan penting dan tidak akan pindah ke rumah baru karena takut nasib buruk.
- Walaupun mungkin terdengar menakutkan, itu pada dasarnya adalah bulan ibadah, rasa hormat dan kasih sayang.
- Jangan berbalik! Dalam banyak budaya selain budaya Tionghoa, mereka sering diberitahu untuk tidak berbalik ketika seseorang menepuk bahu Anda atau panggilan nama Anda di malam hari karena itu adalah trik dari roh untuk memiliki Anda.
- Jangan melangkah atau menendang dengan kaki kiri di pinggir jalan atau mengintip di bawah meja altar karena hal ini dapat mendatangkan murka hantu kelaparan.
- Jangan menempatkan anak Anda dekat altar, karena hantu kelaparan akan keliru menganggap anak anda sebagai persebahan makanan.
- Rencana perjalanan yang mencakup kapal dan pesawat yang sebaiknya ditunda untuk menghindari kecelakaan yang disebabkan oleh hantu nakal.
- Tempat-tempat tertentu juga dianggap sangat “kotor”. Jika Anda mengunjungi hutan atau sepi daerah, atau berdiri di bawah pohon atau bus berhenti selama waktu ini, Anda mungkin akan mengundang roh yang berkeliaran kerumah.
- Jangan memakai merah atau hitam. Bahkan jika Anda menghindari tempat-tempat ini, Anda masih bisa menarik roh lapar jika Anda memakai merah atau hitam, bersiul di malam hari atau cat kuku Anda hitam – ia berpikir bahwa orang mati akan berpikir Anda adalah salah satu dari mereka jika Anda memiliki kuku hitam.
Apa yang dapat Anda lakukan sebagai tanda penghormatan kepada orang mati adalah meninggalkan mereka untuk pesta dalam damai.
- Selama musim ini, tradisi berbakti kepada leluhur dengan menyembah melalui doa dan pengorbanan makanan.
- Doa-doa biasanya disertai dengan pembakaran dupa, uang kertas emas (hell note) dan hadiah-hadiah, seperti mobil, rumah, dan barang-barang yang biasa dipergunakan dan populer digunakan saat ini.
- Ritual ini dilakukan dengan sungguh-sungguh karena menurut tradisi Cina kuno bahwa nenek moyang akan memberikan berkat dan perlindungan.
- Bagi yang vegetarian akan diatur tambahan untuk anggota keluarga mereka yang telah meninggal.
- Banyak juga yang meneruskan berdoa dipinggir jalan dan persimpangan jalan, serta meninggalkan persembahan makanan untuk hantu kelaparan lainnya sebagai tanda kasih sayang dan untuk mencegah hantu masuk kerumah mereka.
- Percaya bahwa itu adalah baik untuk memberi penghormatan kepada tradisi dan menjaga budaya hidup untuk generasi muda.







