Yoyogi Park, Ternyata Orang Jepang Tidak Kaku!

Jika orang-orang Jepang itu selalu terkenal dengan etos kerja yang keras, disiplin tinggi, dan kehidupannya yang terlihat kaku. Pagi-pagi berangkat kerja, bekerja seharian, dan pulang ketika malam. Apalagi rata-rata orang Jepang tinggal jauh dari kota. Jadi waktu di perjalanan itu memakan waktu lama. Begitu terus setiap hari. Dari sekolah sampai masa pensiun. Sepertinya begitu saja roda kehidupan orang Jepang. Sangat kaku bukan?

Eittsss.. jika anda berpikir orang Jepang itu kaku maka kalau ke Tokyo datanglah sekali-kali ke Yoyogi Park atau Taman Yoyogi. Ini adalah salah satu taman terbesar di dataran Jepang dan letaknya di tengah Kota Tokyo. Di taman ini akan kita jumpai sesuatu yang berbeda. Ibarat oase di tengah padang pasir. Tempat leha-leha, bersantai, sejuk, ceria di tengah sibuknya dan kerasnya kehidupan di kota Tokyo. Kalau biasanya orang Jepang terkesan individualis maka di taman ini sangat kontras yang terlihat.

yoyogi park, japan, japan, shibuya, bandara haneda

Taman seluas 54 Hektar ini mudah di capai dari berbagai tempat karena dekat dengan beberapa stasiun. Stasiun yang paling dekat adalah stasiun Yoyogi Koen, stasiun Meiji Jingumae, dan stasiun Harajuku. Tapi, stasiun Yoyogi Koen itu terletak di sisi lain taman Yoyogi dibanding stasiun Harajuku dan MeijiJingumae yang bersebelahan. Taman Yoyogi ini juga bisa dicapai dari stasiun Shibuya. Bila sanggup jalan sih haha.

Suami istri, pasangan kekasih, geng-geng anak muda, ayah dan anak, anak dan ibu, komunitas komunitas, turis, semua berbaur menikmati indahnya taman Yoyogi. Apalagi letaknya memudahkan orang untuk datang dari mana saja. Tak hanya manusia, orang Jepang pun banyak membawa hewan peliharaan untuk sekedar berjalan-jalan sore ataupun bermain. Pemandangan yang indah tentunya kita semua orang bisa bersama-sama menikmati indahnya taman.

yoyogi park, japan, japan, shibuya, bandara haneda

Disini juga banyak orang berolahraga, Baik itu sepeda, sepak bola, bulu tangkis, dan banyak lagi. Karena tamannya luas maka kegiatan yang satu tidak menganggu kegiatan lainnya. Sebenarnya pun untuk lebih menjaga keselamatan ada jalur sepeda khusus anak-anak beserta penyewaan sepeda di salah satu sudut taman.

Juga banyak pertunjukkan atau hiburan disini. Ada sulap, memainkan alat music, sampai menari. Biasanya yang tampil komunitas. Ada yang memang untuk mencari uang. Ada juga yang sukarela karena memang hobi. Masyarakat biasanya jika ada penampilan maka duduk rapi untuk menyaksikannya. Jadi tidak membuat kehebohan atau menganggu yang lain.

yoyogi park, japan, japan, shibuya, bandara haneda

Ada danau kecil yang terletak di tengah-tengah beserta lapangan yang sangatt luas. Jadi, rata-rata pohon yang ada di taman ini adalah pohon-pohon besar. Jadi Orang-orang Jepang khususnya memanfaatkan untuk bersantai di bawah pohon rindang. Selain itu, juga banyak yang piknik disini.

Di Jepang ada 2 kegiatan piknik yang terkenal, pertama Hanami saat musim Sakura atau musim semi kedua fenomena Momijigari atau berburu momiji saat musim gugur. Momiji itu adalah daun daun yang menguning atau memerah dikarenakan musim gugur. Tak kalah indahnya dengan sakura. Bahkan banyak juga orang Jepang yang lebih suka momiji dibanding sakura.

yoyogi park, japan, japan, shibuya, bandara haneda

Sekarang di taman Yoyogi lagi saat-saat momiji. Jadi momen ini dimanfaatkan orang orang Jepang untuk piknik bersama baik dengan kawan-kawan kantor, sekolah, ataupun keluarga. Biasa dilakukan di hari libur. Sambil membawa makan bersama. Ya mungkin kurang lebih sama lah seperti di Indonesia. Yang membedakan di taman ini secara garis besar bersih. Jadi orang bisa di mana saja melakukan piknik selama disitu ada rumput.

Kedai kedai makanan tertata rapi di beberapa pojok taman yang sebagian juga menggunakan sejenis food truck. Tempat sampah juga tersebar di seluruh area taman. Tetap dengan pembagian pembuangan sampah Jepang yang agak ribet itu hehe. Kamar mandi disini juga sangat bersih. Toilet umumnya gratis, dan juga tersebar di beberapa sisi taman.

Nah bagaimana jika taman ini ada di Indonesia? Tidak bisa membayangkan sebenarnya haha. Berhektar-hektar taman. Tanpa ada satupun pedagang asongan karena semua pedagang tertata. Tingkat kesadaran buang sampah pada tempatnya yang tinggi. Dan sepertinya hamper tidak ada kriminalitas. Walaupun terkadang orang Jepang meletakkan barang di sembarang tempat. Yaa semoga rakyat Indonesia akan memiliki sikap-sikap kesadaran lingkungan yang baik nantinya. Karena percuma jika suatu saat kita memiliki taman yang luas dan bagus tapi rusak karena perilaku masyarakat.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Free Email Updates
Get the latest content first.
We respect your privacy.