Gunung Bromo: Eksotisme dari Malang, Jawa Timur

Eksotisme bibir kawah Bromo

Gunung Bromo – Banyak ulasan yang mengangkat cerita eksotisme gunung legenda yang terletak di Propinsi Jawa Timur, banyak kata-kata yang telah ditulis untuk mengungkapkan keindahan gunung berapi yang masih aktif tersebut, sudah tidak terhitung lagi banyaknya photo-photo yang dapat kita pandang melalui media cetak maupun elektronik, bahkan photo gunung Bromo sudah pernah diabadikan sebagai gambar utama pada salah satu uang kertas Republik Indonesia yang diterbitkan oleh Bank Indonesia.

Dibentuk oleh air Dan angin

Taksi gunung menunggu penumpang

Kalau beruntung, sensasi akan sangat berbeda jika langsung menyaksikan keindahan tersebut pada saat sinar matahari fajar masih malu-malu menampakkan dirinya pada pagi dinihari yang dingin. Sedikit memandang kekejauhan, akan tampak gunung Bromo yang masih diselimuti awan putih tipis mengeluarkan asap putih di kejauhan, ditemani oleh bukit Batok yang terlihat samar-samar di latar depan. Seiring dengan makin meningginya matahari, eksotisme gunung Bromo makin nyata terlihat dan semakin lengkap dengan bukit Batok di depannya. Pemandangan menakjubkan ini semakin sempurna dengan terlihatnya sebentuk bangunan berupa kompleks Pura Hindu yang secara rutin digunakan sebagai pusat acara Kasada agama Hindu masyarakat suku Tengger yang berdiam di sekitar gunung Bromo ini.

Tangga menuju kawah Bromo

Abu Bromo menutupi tangga

Lekukan indah punggung bukit

Pasir Berbisik adalah lokasi syuting film Pasir Berbisik dan bukit Teletubies yang perbukitannya dinamai demikian karena bukit-bukitnya meyerupai bukit-bukit pada film Teletubies yang populer beberapa tahun yang lalu. Sebagai penyejuk, kita akan dapat melihat perbukitan indah dengan hamparan hijau yang terbentuk dari pertanian masyarakat suku Tengger yang terkenal rajin dan terampil dalam bercocok tanam.

Sisi lain bromo

Kuil Hindu di kaki Bromo

Lahan pertanian di perbukitan

Tips berkunjung :
Gunung Bromo terletak di daerah Kabupaten Malang Jawa Timur, kurang lebih dua jam perjalanan dari kota Malang. Untuk yang berkunjung pada dini hari, mengenakan pakaian tahan dingin sangat dianjurkan mengingat suhu udara bisa mencapai 5 s/d 15ºC. Debu dan pasir halus bisa mengganggu mekanisme kamera Anda, pelindung kamera dan lensa mungkin berguna.

1 Comment
  1. Mahbub Budiman says

    Salam lestari pak Petrus.
    Saya sudah mengunjungi tempat yang bapak kunjungi ini yaitu gunung Bromo.
    Akan tetapi saya tidak dapat moment yg bapak ambil. Moment di mana kawah Bromo mengeluarkan kepulan debu. Pasti bapak merasa puas ketika mendapatkan moment tersebut. Mungkin suatu pengalaman berharga bagi saya jika bisa dapet moment seperti bapak.
    Tp sy rasa ni, kita puny kesamaan pak. Yaitu sama2 tidak dapet moment sunrise. Krn mungkin kita sama2 mengunjungi Bromo tidak dibulan yg tepat atau waktu yg tepat.
    Saya niatkan bahwa saya akan kembali ke sini in the right time and the right moment.
    Amiin..
    Btw pak. Saya mau tany. Kira2 ketika dalam situasi seperti itu, seberapa cepat bapak mengatur setting di kamera?? Dan kira2 berapa kali shoot bapak ambil ketika moment ini??

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Skip to toolbar