My WordPress Blog

Melihat Keunikan Jembatan Akar di Sumatera Barat

Jembatan Akar di Sumatera Barat – Bukanlah Indonesia jika di tiap daerahnya tidak memiliki keunikan dan daya tarik. Seperti halnya yang terjadi di Sumatera Barat, jembatan akar menarik perhatian warga baik dari wilayah setempat hingga luar daerah. Fenomena ini menjadikan Jembatan Akar di Sumatera Barat terkenal hingga daerah lain. Bahkan, Jembatan Akar di Sumatera Barat ini setidaknya memiliki 6 fakta menarik yang harus diketahui bersama.

jembatan akar di sumatera barat

Bila datang dari kota Padang, memang lumayan jauh. 2 jam lebih perjalanan menuju lokasi. Buat saya sendiri, merupakan kali pertama, karena ada teman-teman di Padang yang bersedia mengantarkan kami ke sini. Sayangnya memang sudah menjelang sore ketika kita tiba di lokasi dan tidak kelihatan ada yang berwisata, kebetulan juga hari kerja.

Sobat Klayapan ….. Memang ada berbagai kisah serta keindahan yang menyelimuti jembatan akar di Sumatera Barat ini. Menjadi objek wisata unggulan Kabupaten Pesisir Selatan, Jembatan Akar di Sumatera Barat sangatlah menarik untuk dikaji dan dikunjungi. Salah satu yang menjadi daya tarik adalah ternyata jembatan akar di Sumatera Barat ini sudah berusia 1 abad. Terletak di kecamatan Bayang Utara serta menempuhnya harus dengan perjalanan darat selama kurang lebih 30 menit dari Kota Painan, Kabupaten Pesisir Selatan.

jembatan akar di sumatera barat

Sesampainya disana, ada tulisan selamat datang di kawasan wisata jembatan akar di Sumatera Barat Jembatan Akar Nagari Puluik – puluik. Ada uang retribusi sebesar 5 ribu rupiah yang harus dibayarkan per orang. Setelah itu barulah turun melewati beberapa undakan untuk menuju tepi sungai bayang yang menjadi lokasi dari Jembatan Akar di Sumatera Barat. Tapi, haruslah berhati – hati dan waspada ketika dalam perjalanan.

Sejarah Jembatan Akar di Sumatera Barat

Jika selama ini jembatan terbuat dari beton maka tidak dengan yang satu ini. Jembatan Akar di Sumatera Barat memanglah tersohor dengan ceritanya yang bersejarah. Jembatan Akar di Sumatera Barat ini berawal dari keinginan masyarakat untuk menghubungkan dua desa yang awalnya terpisah sungai. Kemudian dibangunlah jembatan bambu yang dililiti oleh akar pohon beringin yang ada disisi – sisi sungai.

jembatan akar di sumatera barat

Tak disangka ternyata akar ini tumbuh membesar dan dijadikan tumpuan utama karena bambu sudah lapuk. Jembatan Akar di Sumatera Barat sangatlah menarik perhatian untuk dikaji. Apalagi dengan melihat waktu yang menciptakan jembatan ini. Berusia 1 abad dan masih digunakan warga setempat.

Fakta Jembatan Akar di Sumatera Barat

Sampai di Jembatan Akar di Sumatera Barat akan membuat siapa saja menjadi takjub. Mengingat tidak sebentar waktu yang dibutuhkan bagi alam merajut akar – akar beringin hingga menjadi jembatan seperti Jembatan Akar di Sumatera Barat.  Dibangun kurang lebih pada tahun 1916. Sampai disana seperti melihat jembatan yang fiktif tetapi nyata untuk dikunjungi.jembatan akar di sumatera barat

Kabarnya, dulu ada tokoh tua cerdik bernama pakiah sokan. Dengan deras aliran sungai bayang membuat beliau menginginkan membuat jembatan sederhana dari bambu untuk menghubungkan desa. Tapi seiring berjalannya waktu ternyata adanya akar kedua pohon menjalar dan melilit di jembatan bambu tersebut. Setelah proses lama, jadilah Jembatan Akar di Sumatera Barat ini seperti sekarang.

Panjang dari Jembatan Akar Sumatera Barat adalah kurang lebih 25 meter. Selain karena alam, jembatan akar di Sumatera Barat ini memiliki akar cukup panjang. Lebarnya 1,5 meter dan tingginya mencapai 10 meter dari permukaan aliran sungai dibawahnya. Ketika melintas jembatan akar di Sumatera Barat menjadi pengalaman seru bagi siapapun. Ditemani aliran sungai dibawahnya terlihat keren dan patut diabadikan dengan berfoto. Tapi tentu dengan menomor satukan keselamatan.jembatan akar di sumatera barat

Jembatan akar Sumatera Barat ini berasal dari akar pohon beringin. Selintas melihatnya memang seram karena seperti cerita yang beredar bahwa pohon beringin selalu mistis. Pohon beringin bisa hidup dengan waktu yang panjang lebih dari umur manusia. Semakin tua, akarnya bisa semakin panjang dan membuat surai seperti kanopi. Mitos ini banyak berkembang di Jawa. Tetapi bagaimanapun juga jembatan akar di Sumatera Barat tetaplah menarik.

Perhatian Pemerintah untuk Jembatan Akar di Sumatera Barat

Melihat jembatan akar Sumatera Barat, sepertinya memang pemerintah menaruh perhatian karena bisa mendatangkan pengunjung sekadar untuk berlibur. Salah satu bentuk perhatiannya adalah dengan menambahkan tali besi. Hal ini tidak lain untuk menjaga keberlangsungan jembatan hidup tersebut dan melindunginya bukan untuk merusaknya.jembatan akar di sumatera barat

Apalagi ketika musim hujan, debit air sungai dibawahnya tentu bisa naik dan menyentuh jembatan. Derasnya aliran sangatlah dikhawatirkan merusak jembatan akar di Sumatera Barat jika tidak diperkuat dengan tali besi. Maka dari itu dengan adanya tali besi, jembatan akar Sumatera Barat bisa ditambahkan pijakan kayu agar para wisatawan bisa lebih mudah untuk melewatinya. Yang pasti, harus tetap berhati – hati agar tidak terjadi slip atau bahkan terjatuh.

Jembatan akar Sumatera Barat menjadi populer di kalangan wisatawan setempat. Banyak sekali pengunjung yang diketahui ternyata datang dari Jambi dan sekitarnya. Salah satu aktivitas yang tidak boleh terlewatkan adalah berfoto di jembatan akar Sumatera Barat ini. Seolah sudah menjadi kewajiban untuk kenang – kenangan karena sudah singgah.jembatan akar di sumatera barat

Jelang sore, banyak anak kecil setempat yang datang bahkan melompat dari atas jembatan akar  Sumatera Barat ini. Ada juga yang membawa ban atau bersantai di sungai. Mereka menggambarkan masa kecil anak Indonesia yang sangat khas. Mandi di sungai meskipun cukup mengkhawatirkan apalagi jika debitnya tinggi dan aliran yang deras.

Mengenai kebersihan dari jembatan akar Sumatera Barat ini memang terlihat sampah bekas plastik dimana-mana. Hal ini tentu mengecewakan meskipun tidak bisa hanya dengan saling menyalahkan. Yang pasti sudah menjadi tugas bersama untuk menjaga kebersihannya. Ada beberapa kali kedapatan para wisatawan yang ternyata justru membuang sampah sembarangan. Dengan perilaku ini membuat jembatan akar di Sumatera Barat penuh sampah yang menjuntai di jembatan.

Berkunjung ke jembatan akar di Sumatera Barat tidak perlu khawatir karena sudah tersedia toilet umum dan tempat sampah untuk mendukung kebersihannya. Yang jelas tetaplah menjaga sopan santun dan kebersihan diri ketika berkunjung. Bagaimanapun juga sikap itu tidak akan merugikan diri sendiri justru menguntungkan untuk kebersihan jembatan akar di Sumatera Barat.

Sungai di Bawah Jembatan Akar di Sumatera Barat

Jembatan akar di Sumatera Barat ini juga tidak lepas dari sungai dibawahnya. Sungai Batang Bayang yang terkenal dengan kejernihan dan kesejukan airnya. Ada ikan – ikan pareh dengan berbagai ukuran yang bisa terlihat jelas dari atas jembatan akar Sumatera Barat. Tapi sebaiknya tidak diperbolehkan menangkapnya dalam bentuk apapun. Tak lain karena ikan ini dikatakan keramat atau sudah disumpah oleh masyarakat setempat. Hanya bisa diambil atau dipanen pada waktu tertentu saja.jembatan akar di sumatera barat

Tidak hanya karena keunikan jembatan akar Sumatera Barat, tetapi juga mitos yang beredar adalah siapa yang berenang di sungai ini akan bisa segera mendapatkan jodoh. Mengunjungi jembatan akar Sumatera Barat semakin lengkap dan betah karena ada warung kecil yang menyediakan minuman serta makanan ringan. Meskipun begitu sebaiknya bisa membawa bekal dari rumah karena dinikmati dibawah kerindangan pohon tentu sangatlah nyaman.

Jembatan akar Sumatera Barat bukti keunikan yang nyata dari alam. Fenomena alam yang menjadi daya tarik bagi wisatawan luar daerah. Tak heran jika pemerintah setempat juga menaruh perhatian untuk merawatnya. Meskipun begitu, masih banyak yang harus diperbaiki seperti soal kebersihan jembatan akar di Sumatera Barat ini.

Leave A Reply

Your email address will not be published.